Semakin tua semakin menjadi, itu merupakan ungkapan yang cocok bagi pemain yang memperkuat Persipura Jayapura dan Timnas Indonesia, Boaz Salossa. Tahun 2016 bisa dibilang masa terbaik Boaz Salossa di karir sepakbolanya, dirinya mampu menjadi pemain sepakbola Indonesia yang pertama yang masuk dalam 50 pemain terbaik Asia.
Pada tahun 2016, Boaz Sallossa memang gagal membawa Timnas Indonesia meraih gelar juara AFF Suzuki Cup untuk yang pertama kalinya.
Pada pertandingan final Piala AFF Suzuki Cup 2016, Timnas Indonesia harus menelan kekalahan dari tim juara Bertahan Thailand dengan skor 3-2 secara agregat. Meskipun Boaz Salossa gagal membawa Timnas Indonesia meraih gelar juara, namun kualitas dan kekuatan Timnas Indonesia masih terlihat tangguh saat mengikuti turnamen yang digelar di Myanmar dan Filipina tersebut.
Boaz Salosa pun merasa senang karena bisa bermain bagus baik di Timnas maupun bersama klub yang dibelanya saat ini Persipura Jayapura. Pantas saja jika Boaz Salossa merasa gembira karena Indonesia sendiri baru saja dicabut sanksinya oleh FIFA pada pertengahan tahun lalu setelah sebelumnya Indonesia fakum selama setahun dari persepakbolaan internasional.
Diajang Piala AFF Suzuki Cup 2016, Timnas Indonesia sendiri bisa dibilang minim persiapan, namun sebuah pencapaian yang membanggakan Boaz Salossa mampu membawa Timnas Indonesia Melaju ke babak final meski harus menelan kekalahan dari tim juara bertahan Thailand. Boaz Salossa menuturkan jika kekuatan tim-tim dari Asia Tenggara semakin meningkat dan menunjukan kualitasnya.
Dari Indonesia sendiri ada nama Andik Vermansyah yang saat ini bermain untuk tim dari Malaysia Selangor FC sedangkan pemain dari Thailand Chanathip Songkrasin dikabarkan akan segera bergabung dengan tim Jepang, Consadole Sapporo sebagai pemain pinjaman dari Muangthong Unitied
Sumber : Uc News


No comments:
Post a Comment